Tumbuhan Babandotan

Tumbuhan ini dikenal sebagai tumbuhan yang mengeluarkan aroma khas mirip dengan kambing, sehingga dalam bahasa daerah disebut Babadotan/bandotan/wedusan. Sedangkan nama ilmiah Babadotan adalah Ageratum conyzoides berasal dari bahasa Yunani dimana kata “a geras” berarti tumbuhan berumur panjang sedangkan conyzoides adalah nama Dewi Koniyz, jadi tumbuhan ini dalam bahasa Yunani diartikan sebagai tumbuhan berumur panjang seperti Dewi Konyz.

Foto Tumbuhan Babandotan

Bentuk tumbuhan Badandotan.

Kandungan Tumbuhan Babandotan

 Babadotan bisa dijadikan bahan untuk membuat Pestisida Nabati. Dari beberapa hasil penelitian, seperti dikutip dari balittra.litbang.pertanian.go.id, diketahui bandotan dapat digunakan sebagai pupuk organik dan bahan insektisida nabati. Selain itu, Babandotan dapat digunakan sebagai obat, pestisida, herbisida, bahkan untuk pupuk nabati yang dapat meningkatkan hasil produksi tanaman.

Kandungan yang terdapat di dalam tumbuhan bandotan antara lain :

  • Flavanoid.
  • Saponin.
  • Polifenol.
  • Kumarine.
  • HCN.
  • Eugenol 5% dan Minyak atsiri mampu menolak atau (repellent) hama dan menghambat perkembangan hama terutama hama serangga.

Babadotan sebagai dapat menjadi pestisida nabati untuk serangga hama, bioaktif yang terkandung didalamnya bersifat menolak (repellent) dan menghambat perkembangan serangga, daun Babadotan dapat berfungsi sebagai repellent (penolak) pada serangga karena memiliki aroma menyengat dan kandungan minyak atsiri yang berguna untuk mengusir hama tanaman.

Membuat Pestisida Babandotan

Cara membuat pestisida nabati ini terbilang cukup mudah, yakni kita hanya membuat larutan ekstrak dari daun Babadotan, adapun caranya adalah sebagai berikut:

• Siapkan daun rumput Babadotan sebanyak 1/2 kg
• Air bersih 1liter
• Detergen/sabun 1sendok teh

Caranya:
• Rajang atau tumbuk daun rumput Babadotan tadi hingga mengeluarkan getahnya.
• Rendam hasil rajang atau tumbukan daun tadi kedalam 1liter air selama 24jam
• Sebelum digunakan tambahkan detergen kemudian aduk hingga rata dan saring larutan tersebut.
• Semprotkan larutan ekstrak daun rumput Babadotan tadi keseluruh bagian tanaman yang sudah terkena hama maupun yang belum terkena hama.
• Waktu penyemprotan bisa dilakukan pada pagi dan sore hari.

Sasaran pestisida nabati dari daun babadotan seperti Oncopeltus fasciatus(kepik), Aphids (kutu daun), Bombix mori (ngengat), Heliothis armigera (ulat), H. Talaca yang biasa ditemukan pada tanaman budi daya seperti padi, kacang, jagung atau tanaman hortikultura lainnya.

Bagaimana, apa kamu tertarik mencobanya, Sobat AgriKita?